• Jelajahi

    Copyright © Harian 7 Kendal
    www.harian7.com

    Adv

    Suara Bupati Dico Sampai Bergetar Saat Dengar Ada Oknum Dishub Terima Upeti Dari Preman Pasar Weleri

    Reporter : A Khozin
    Kamis, 01 Juli 2021, 7:05:00 PM WIB Last Updated 2021-07-01T12:30:47Z


    Bupati Kendal Dico sedang memaparkan modus yang dilakukan preman pasar weleri.


    KENDAL, harian7.com. Suara Bupati Kendal Dico M Ganinduto Sampai bergetar saat mendengar ada oknum Dishub yang terima upeti dari preman pasar Weleri.


    Peristiwa itu terlihat saat para wartawan melaporkan Kepada Dico bahwa, salah satu tersangka mengaku tiap bulan rutin memberikan upeti kepada Dishub sebesar 1,3 juta rupiah, 


    Kedua preman penyetor upeti itu yakni, Khaerul Saleh 48 tahun warga Desa Karangdowo Weleri dan Widodo Endi Pitono 43 tahun warga Desa Plelen Kecamatan Gringsing Batang. 


    Menurut dua tersangka tersebut, uang yang di gunakan untuk setor ke dishub adalah hasil dari pemerasan terhadap para supir pengangkut dagangan di pasar weleri, caranya dengan menarik tarif parkir sebesar 15 ribu per mobil dan 3000 untuk sepeda motor,


    "Setiap bulan saya setor ke Dishub Rp 1,3 juta," ungkapnya.


    Dalam kesempatan itu, Dico mengatakan rasa syukurnya dengan kesigapan aparat kepolisian yang telah bergerak cepat melakukan penangkapan setelah menerima informasi terkait aksi premanisme ini dari masyarakat.


    "Pihak kepolisian pada Rabu kemarin tanggal 30 Juni 2021 sekitar pukul 23.00 wib mendatangi TKP dan berhasil mengamankan dua juru parkir tersebut," ungkap Bupati.


    Bupati menghimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kepada polisi jika ada aksi premanisme yang meresahkan di sekitar tempat tinggalnya.


    "Terkait dengan oknum Dishub kita akan cari tahu siapa orangnya. Saya tadi juga sudah meminta kepada Pak Kapolres untuk mengungkap semuanya. Siapapun orangnya akan kita ungkap," tandasnya.


    Orang nomor satu di Kendal ini juga mengaku tidak akan membela sedikitpun jika ada oknum-oknum dari pemerintahan yang terlibat dalam kasus ini. Terkait sanksi, pihaknya tak segan untuk memberikan sanksi kepada oknum-oknum yang terlibat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


    Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kendal Soeharjo, sampai dengan berita ini ditanyangkan belum membalas Konfirmasi yang kami kirimkan lewat Voice note.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NEWS FOTO

    +