• Jelajahi

    Copyright © Harian 7 Kendal
    www.harian7.com

    Adv

    Uang Coin 100 Dan 200 Rupiah Di Kendal Menghilang, Pedagang Kebingungan

    Reporter : A Khozin
    Minggu, 30 Mei 2021, 7:34:00 AM WIB Last Updated 2021-05-30T00:38:39Z

    uang coin 100 dan 200 rupiah


    KENDAL, harian7.com. Sejak menjelang lebaran tahun 2021 sampai sekarang ini, uang coin 100 dan 200 rupiah di pasaran menghilang, akibatnya para pengusaha terutama pemilik toko-toko besar dikendal dibuat kebingungan.


    Hal itu disampaikan oleh salah satu pemilik toko swalayan di jalan Soekarno-Hatta Kendal DK kepada harian7.com, minggu 30/05/21.


    "Sudah berusaha mencari kesana kemari, bertanya ke beberapa BPR, dan Bank Pemerintah, namun jawababnya sama, uang coin 100 dan 200 rupiah menghilang," terang DK.


    DK menambahkan, kami sudah berusaha memberikan solusi kepada para pembeli, dengan menggantinya menggunakan permen, namun para pembeli pada keberatan, bahkan ada pembeli yang sampai melempar permennya itu ke kasir.


    "Kasir kami jadi pada ketakutan, akibat tidak bisa memberikan pengembalian berupa uang," jelasnya.


    "Kami mohon kepada pihak-pihak yang terkait, terutama Bank-Bank Pemerintah agar bisa menyediakan lagi uang coint 100 dan 200 rupiah seperti pada tahun-tahun sebelumnya, sehingga kami bisa bekerja dengan aman dan nyaman," harap DK.


    Sementara itu, Humas BRI Cabang Kendal Santo saat dikonfirmasi terkait dengan kelangkaan uang coint tersebut mengatakan bahwa, Untuk stock uang receh memang kita mengandalkan setoran kembali dari nasabah yg memang saat ini agak jarang dan dari Kantor Cabang Koordinator (kancako) melalui tambahan kas,

    sedang Kancako sendiri mendapatkan stock uang koin dari Bank Indonesia, 


    "jadi dalam hal ini, dari pihak BRI Kendal sebagai salah satu perbankan yg ada di kabupaten Kendal hanya membantu perputaran uang di wilayah Kabupaten Kendal saja," ujar Santo.


    Ditambahkan Santo, kaitanya dengan himbauan pemerintah kepada masyarakat untuk bisa menggunakan transaksi non tunai (cashless), transaksi non tunai ini selain bermanfaat untuk mengurangi penggunaan uang kecil juga bisa sebagai salah satu upaya untuk mengurangi penyebaran dan penularan virus covid 19 melalui interaksi pembayaran tunai (uang), 


    "Untuk memfasilitasi transaksi non tunai ini BRI sudah menyediakan alat pembayaran dengan kartu ATM melalui EDC, baik EDC merchant yang tersedia di toko-toko maupun melalui EDC yang ada di agen Brilink yang sudah tersebar diseluruh wilayah Kabupaten Kendal," terangnya


    "Selain itu BRI juga sudah menyediakan kartu uang elektronik yaitu BRIZZI yang bisa digunakan untuk malakukan pembayaran, baik belanja maupun pembayaran tol," pungkasnya.(*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    NEWS FOTO

    +